Turki Bantah Perjanjian Pertahanan Trilateral Bertentangan dengan NATO

Turki menyatakan bahwa perjanjian pertahanan (Turki, Saudi, Pakistan) tidak bertentangan dengan komitmen Turkiye terhadap NATO.


Turki, Suarathailand- Anadolu melaporkan Pemerintah Turki pada Jumat (7/8) menepis klaim yang beredar di media sosial bahwa perjanjian pertahanan trilateral yang baru saja ditandatanganinya dengan Arab Saudi dan Pakistan bertentangan dengan Pasal 5 NATO.

Pusat Pemberantasan Disinformasi yang bernaung di bawah Direktorat Komunikasi Turkiye melalui medsos X menyebut tuduhan tersebut sama sekali tidak berdasar dan jelas merupakan upaya yang terkoordinasi untuk menciptakan persepsi yang keliru.

Turki menyatakan bahwa perjanjian pertahanan itu tidak bertentangan dengan komitmen Turkiye terhadap NATO.

Pasal 5 NATO mengukuhkan prinsip pertahanan kolektif, yang menetapkan bahwa serangan bersenjata terhadap satu negara anggota akan dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Para pemimpin Arab Saudi, Turkiye, dan Pakistan berkumpul pada Jumat di Kota Makkah, Arab Saudi, dan menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah, yang menetapkan bahwa setiap serangan bersenjata terhadap salah satu dari ketiga negara tersebut akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya.

Share: