Turki bergabung dengan kerangka kerja sama pertahanan strategis Saudi-Pakistan, yang dibentuk pada 2025.
Jeddah Suarathailand- Surat kabar Turki melaporkan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan diperkirakan akan menandatangani pakta pertahanan bersama di kota Jeddah, Arab Saudi, untuk mengatur kerja sama berbagi intelijen dan koordinasi keamanan regional.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tiba di Jeddah untuk melakukan perundingan dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.
Pertemuan di Jeddah akan fokus pada pembentukan mekanisme kerja sama keamanan trilateral baru, dan Turki bergabung dengan kerangka kerja sama pertahanan strategis Saudi-Pakistan, yang dibentuk pada 2025.
Kesepakatan itu akan memberikan ruang lingkup kerja sama di bidang industri pertahanan, pendidikan militer, pertukaran intelijen, dan koordinasi keamanan regional pada tingkat tertinggi yang mungkin, imbuhnya.
Perundingan tersebut dilaporkan telah berlangsung selama beberapa waktu.
Namun, memburuknya situasi militer dan politik di kawasan itu, ancaman terhadap pelayaran di Selat Hormuz dan Laut Merah, serta risiko yang terkait aktivitas gerakan Ansar Allah Yaman, yang juga dikenal sebagai Houthi, mempercepat persiapan penandatanganan, kata surat kabar itu.



