Donald Trump berulang kali mengunggah peta wilayah di Truth Social dan menyebut perairan tersebut adalah milik Amerika Serikat.
AS, Suarathailand- Sputnik melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menyatakan klaim bahwa Selat Hormuz merupakan bagian dari wilayah AS.
"Saya menganggap Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika saat ini," kata Trump dalam rapat umum untuk mendukung Darline Graham, saudara perempuan mendiang Senator Partai Republik Lindsey Graham.
Dilaporkan bahwa sebelumnya pemimpin Amerika Serikat itu sempat mengisyaratkan bahwa setelah mengalahkan Iran, dirinya akan menyatakan Selat Hormuz sebagai wilayah AS.
Presiden Trump berulang kali mengunggah peta wilayah di Truth Social dan menyebut perairan tersebut adalah milik Amerika Serikat.
Wakil Tetap Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia mengaku tidak memahami bagaimana rencana penetapan Selat Hormuz sebagai wilayah Amerika dapat terwujud sesuai dengan hukum internasional.




