RI-Thailand Tingkatkan Kerja Sama Sektor Pangan Rantai Pasok

Kedatangan PM Charnvirakul juga menandai kunjungan resmi pertama PM Thailand dalam 15 tahun terakhir.


Jakarta, Suarathailand-  Kantor Berita Antara melaporkan Pemerintah Indonesia dan Thailand sepakat untuk meningkatkan kemitraan di sejumlah sektor strategis termasuk dalam bidang ketahanan pangan, teknologi pertanian hingga ketahanan rantai pasok.

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan  kedua pemimpin optimis dapat mencapai target perdagangan sebesar 20 miliar dolar AS dapat dicapai pada 2030 dengan memperluas akses pasar dan menyelenggarakan Joint Trade Committee (JTC) .

"RI dan Thailand juga sepakat untuk meningkatkan kerja sama di bidang ketahanan pangan, terkait teknologi pertanian, logistik, pengolahan pangan, hingga ketahanan rantai pasok," kata Presiden Parbowo.

Kedua negara juga sepakat untuk memperkuat ketahanan energi dan percepatan transisi menuju energi baru terbarukan (EBT) dengan mengadakan Indonesia-Thailand Energy Forum melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Turut dibahas juga penguatan kerja sama di bidang ekonomi digital, terutama dalam pemanfaatan transaksi mata uang lokal untuk perdagangan dan investasi.

Prabowo menyoroti bahwa kunjungan PM Charnvirakul memiliki makna penting. Tidak hanya karena Indonesia dan Thailand merupakan pendiri ASEAN tapi juga kekuatan ekonomi kedua negara yang berpengaruh di regional Asia tenggara.

Kedatangan PM Charnvirakul juga menandai kunjungan resmi pertama PM Thailand dalam 15 tahun terakhir.


Share: