Kedua pemimpin juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, serta mempererat kemitraan antarpelaku usaha.
Jakarta, Suarathailand- Kantor Berita Antara melaporkan Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul sepakat memperkuat kerja sama pengembangan industri halal melalui pembangunan rantai nilai regional dan global sebagai bagian dari kemitraan strategis kedua negara.
"Dengan keunggulan masing-masing di sektor industri halal, Indonesia dan Thailand dapat saling mendukung dalam membangun rantai nilai industri halal regional dan global," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama PM Thailand di Istana Negara, Jakarta, Senin malam.
Kerja sama tersebut merupakan bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia dan Thailand di bidang perekonomian sekaligus implementasi peta jalan kemitraan kedua negara.
Kedua pemimpin juga sepakat memperluas investasi, meningkatkan akses pasar, serta mempererat kemitraan antarpelaku usaha.
Upaya tersebut akan diwujudkan melalui penyelenggaraan Joint Trade Committee sebagai mekanisme membahas peluang bisnis sekaligus mengatasi hambatan perdagangan.
Prabowo mengatakan sejumlah sektor yang menjadi fokus kerja sama meliputi ketahanan pangan, logistik, rantai pasok, energi, dan ekonomi digital.
Kedua negara juga sepakat memperluas kemitraan di bidang konektivitas dan transportasi yang ditandai dengan pembukaan rute penerbangan langsung Jakarta-Bangkok dan Denpasar-Phuket.
Selain bidang ekonomi, Indonesia dan Thailand berkomitmen memperkuat kerja sama politik dan keamanan.



