Kaum muda berusia 15–24 tahun menjadi perhatian khusus secara nasional, dengan lebih dari 25.000 infeksi kumulatif dilaporkan pada kelompok usia tersebut.
Bangkok, Suarathailand- Bangkok Post melaporkan Thailand telah mencatat lebih dari 500.000 infeksi HIV kumulatif, dengan 13 provinsi masing-masing melaporkan lebih dari 10.000 kasus, menurut data tahun fiskal 2026.
Angka-angka tersebut, yang mencakup data hingga kuartal ketiga, menunjukkan Bangkok memiliki total kumulatif tertinggi sebanyak 88.535 kasus, diikuti oleh Chon Buri dengan 31.072 kasus dan Chiang Mai dengan 23.949 kasus.
Provinsi lain dengan lebih dari 10.000 kasus adalah Chiang Rai, Nakhon Ratchasima, Samut Prakan, Nonthaburi, Khon Kaen, Pathum Thani, Udon Thani, Rayong, Songkhla, dan Ubon Ratchathani. Songkhla mencatat 10.644 kasus kumulatif.
Para pejabat menyatakan bahwa infeksi di wilayah tersebut terkonsentrasi pada kaum muda dan penduduk usia produktif, dengan hubungan seksual tanpa pengaman tetap menjadi faktor utama.
Kaum muda berusia 15–24 tahun menjadi perhatian khusus secara nasional, dengan lebih dari 25.000 infeksi kumulatif dilaporkan pada kelompok usia tersebut.
Meskipun jumlah kasus tinggi, lebih dari 83% orang yang menerima perawatan HIV menjalani pengobatan antiretroviral secara berkelanjutan dan telah mencapai penekanan virus yang efektif, sehingga mengurangi risiko penyakit serius dan penularan lebih lanjut.
Para pejabat di Songkhla mempromosikan tes dan konseling HIV, mendistribusikan materi edukasi, serta menyediakan layanan skrining.
Otoritas kesehatan menyatakan perlunya upaya lebih lanjut untuk memperluas akses tes, mendorong penggunaan kondom secara konsisten, dan memastikan orang yang hidup dengan HIV tetap menjalani pengobatan antiretroviral.
Mereka menyebutkan bahwa diagnosis dini dan pengobatan berkelanjutan dapat mengurangi infeksi serta meningkatkan kesehatan jangka panjang bagi orang dengan HIV.




