Program ini untuk mengembangkan tenaga kerja guna memenuhi kebutuhan sektor-sektor teknologi strategis dan memperkuat kemandirian teknologi nasional.
Vietnam, Suarathailand- Harian Nhan Dan melaporkan Vietnam menargetkan upaya untuk melatih atau memperbarui keterampilan dasar kecerdasan buatan (artificial intelligent/AI) bagi sedikitnya 10 juta pekerja pada 2030 di bawah program nasional pengembangan sumber daya manusia AI.
Wakil Perdana Menteri Vietnam Le Tien Chau menyetujui program ini untuk mengembangkan tenaga kerja guna memenuhi kebutuhan sektor-sektor teknologi strategis dan memperkuat kemandirian teknologi nasional.
Program itu menargetkan pelatihan dan peningkatan keterampilan bagi 10.000 tenaga profesional AI berkualifikasi tinggi dan terspesialisasi, termasuk sedikitnya 1.500 ahli yang mampu meneliti dan menguasai teknologi inti serta memimpin tugas-tugas utama di bidang AI.
Program itu menetapkan beberapa kelompok tugas yang berfokus pada peningkatan kelembagaan, pengembangan ahli AI, perluasan pendidikan dan pelatihan ulang AI, penyelarasan pelatihan dengan dunia usaha dan pasar tenaga kerja, serta pengembangan infrastruktur, data dan lingkungan pelatihan praktis.
Pada 2035, Vietnam menargetkan untuk masuk dalam jajaran negara terkemuka di kawasan tersebut dalam kapasitas pengembangan sumber daya manusia AI, sebut laporan itu.



