Phumtham memuji perkembangan hubungan diplomatik Thailand-Malaysia selama 68 tahun terakhir.
Bangkok, Suarathailand- Thailand dan Malaysia akan bekerja sama untuk mengatasi dampak dari kebijakan apa pun yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump, kata Menteri Pertahanan Phumtham Wechayachai.
Juru bicara kementerian Mayjen Thanathip Sawangsaeng mengatakan Phumtham menyambut mitranya dari Malaysia, Mohamed Khaled bin Nordin, di kantor pusat kementerian di distrik Phra Nakhon, Bangkok.

The nation melaporkan Phumtham memuji perkembangan hubungan diplomatik Thailand-Malaysia selama 68 tahun terakhir.
Ia berterima kasih kepada Malaysia karena menyambut Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra dalam kunjungannya ke Putrajaya pada tanggal 16 Desember tahun lalu, dan menegaskan badan-badan publik Thailand sedang mengupayakan hasil pertemuan tersebut untuk lebih memperkuat hubungan antara kedua negara.
Di antara hasil pertemuan tersebut adalah upaya untuk mempromosikan perdamaian di provinsi-provinsi paling selatan Thailand (Pattani, Yala, dan Narathiwat), yang bertujuan untuk memastikan kualitas hidup bagi masyarakat Thailand dan Malaysia.
Ia menambahkan hasil kunjungan PM ke Malaysia dimasukkan dalam pertemuan Komite Perbatasan Umum (GBC) Thailand-Malaysia untuk memastikan hasil yang nyata, terutama dalam mengatasi banjir di perbatasan Thailand-Malaysia.
Sementara itu, Phumtham mengatakan kepada pers setelah memimpin pertemuan GBC Thailand-Malaysia di Hotel Royal Orchid Sheraton di distrik Bang Rak bahwa pertemuan tersebut mencakup kerja sama bilateral dalam banyak isu, terutama pada tantangan yang dihadapi ASEAN karena kebijakan Trump.
Terkait dampak pemotongan bantuan perawatan medis Trump untuk imigran di perbatasan Thailand-Myanmar, ia menegaskan bahwa diskusi tentang bantuan kemanusiaan harus diadakan.
Ia menegaskan Thailand dan Malaysia masih ingin mempromosikan perdamaian di ASEAN, dengan mengatakan semua pihak di kawasan tersebut memiliki hubungan yang baik. Prinsip perdamaian dan kesabaran harus digunakan untuk mengatasi konflik.
Phumtham menambahkan kementerian pertahanan Thailand dan Malaysia telah membahas beberapa kolaborasi, seperti dampak pada mahasiswa karena penutupan perbatasan Malaysia.
Ia memuji Malaysia atas kepemimpinannya di ASEAN tahun ini, dan mengatakan Thailand siap mendukung Malaysia dalam menangani masalah-masalah regional. Ia juga berterima kasih kepada Malaysia atas dukungannya dalam mempromosikan perdamaian di provinsi-provinsi paling selatan Thailand.
Isu-isu di provinsi-provinsi paling selatan Thailand merupakan topik penting yang harus dibahas kedua negara untuk memulihkan perdamaian, imbuhnya.




