Jumlah Korban Tewas Akibat Serangan Israel di Lebanon Jadi 123 Orang

Iran mengecam serangan Israel terhadap Lebanon, dengan mengatakan bahwa ketidakaktifan Dewan Keamanan PBB terhadap kejahatan rezim pendudukan akan mendiskreditkan badan dunia tersebut.


Lebanon, Suarathailand- Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa jumlah korban tewas akibat serangan Israel baru-baru ini di Lebanon telah meningkat menjadi 123, menyusul gelombang serangan baru yang menargetkan pinggiran selatan Beirut.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Jumat pagi, kementerian tersebut merinci bahwa "jumlah korban akibat agresi Israel pada hari Senin telah meningkat menjadi 123 orang yang gugur dan 683 orang yang terluka."

Meningkatnya kekerasan Israel terhadap Lebanon telah menimbulkan kekhawatiran di antara organisasi kemanusiaan dan komunitas internasional mengenai keselamatan dan kesejahteraan warga sipil di daerah yang terkena dampak.

Agresi Israel yang sedang berlangsung telah mendorong seruan luas untuk de-eskalasi dan kembali ke dialog diplomatik untuk mencegah hilangnya nyawa lebih lanjut dan mempromosikan stabilitas di kawasan tersebut. Seiring dengan perkembangan situasi, upaya lokal dan internasional untuk mengatasi krisis kemanusiaan diperkirakan akan meningkat.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengecam serangan Israel terhadap Lebanon, dengan mengatakan bahwa ketidakaktifan Dewan Keamanan PBB terhadap kejahatan rezim pendudukan akan mendiskreditkan badan dunia tersebut.

Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Baghaei mengutuk keras serangan brutal rezim Israel terhadap Lebanon selatan dan Dhahiyah selatan.

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para martir dan kepada pemerintah serta bangsa Lebanon.

Share: