Pihak berwenang kemudian melaporkan bahwa serangan-serangan tersebut terjadi di 11 lokasi di Narathiwat.
Narathiwat, Suarathailand- Serangkaian insiden kerusuhan terjadi di berbagai lokasi di provinsi-provinsi perbatasan selatan pada Sabtu malam, melibatkan ledakan dan aksi pembakaran yang merusak kendaraan, infrastruktur komunikasi, serta properti lainnya. Dua orang terluka di Narathiwat.
Di Narathiwat, sebuah ledakan terjadi sekitar pukul 20.15 di jalan yang menghubungkan Desa Kampong Pare (Moo 8) di *tambon* Maruebo dan Desa Kuching Luepa (Moo 4) di *tambon* Chaloem; keduanya berada di distrik Rangae. Awalnya, tidak ada laporan mengenai korban luka.
Kemudian, dilaporkan adanya aksi pembakaran di kantor organisasi administrasi *tambon* (TAO) Bongo, di mana sebuah mobil pikap Mitsubishi berwarna hitam dilaporkan hilang atau telah dipindahkan dari lokasi tersebut. Pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan.
Di Desa Mo Sa Wa, *tambon* Bongo, distrik Rangae, ban dibakar dan sebuah ledakan dilaporkan terjadi. Awalnya tidak ada laporan korban luka. Sebuah ekskavator (*backhoe*) juga dibakar di dekat jembatan di Desa Arnae (Moo 8).
Di distrik Cho Airong, aksi pembakaran ban terjadi di *tambon* Bukit dan *tambon* Maruebo-ok. Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di dekat menara telekomunikasi DTAC di Desa Moo 2, *tambon* Chuap. Ledakan lain juga terdengar di area tersebut.
Di distrik Yi-ngo, satu insiden pembakaran ban dilaporkan terjadi di Jalan Raya 42 dekat Desa Thung Kha (Moo 8), *tambon* Lahan.
Di distrik Sungai Padi, satuan tugas kepolisian Narathiwat 932 menerima laporan bahwa dua penumpang terluka akibat ledakan yang menghantam sebuah mobil yang membawa lima orang—satu pria dan empat wanita—yang sedang dalam perjalanan pulang di distrik tersebut.
Ledakan terjadi tak lama setelah kendaraan melewati persimpangan masjid Dalaepalas. Serpihan ledakan merusak kendaraan dan melukai dua wanita. Keduanya dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Pihak berwenang kemudian melaporkan bahwa serangan-serangan tersebut terjadi di 11 lokasi di Narathiwat.
Di Yala, kelompok yang diduga pemberontak membakar menara telekomunikasi milik dua operator jaringan dan membakar dua kendaraan milik organisasi administrasi *tambon* di Desa Moo 4, *tambon* Ban Rae, distrik Than To.
Kepala Distrik Sungai Kolok, Sopiyan Daemoleng, mengatakan penyelidikan awal menemukan bahwa pihak yang diduga sebagai pemberontak memasang bom di sebuah tempat berteduh di tepi jalan, tepat di depan kantor cabang Dinas Perhubungan Provinsi Narathiwat di Sungai Kolok, yang terletak di sepanjang jalan Sungai Kolok-Muno.
Awalnya tidak dilaporkan adanya korban luka dan jiwa. Petugas keamanan memasang garis pembatas di lokasi kejadian dan melakukan penyelidikan sembari meningkatkan pengamanan di wilayah sekitarnya.
Sopiyan mengatakan bahwa Distrik Sungai Kolok segera memperketat langkah-langkah keamanan dan menutup sementara akses keluar-masuk kota, serta jalur penghubung antara distrik Sungai Kolok, Tak Bai, dan distrik-distrik tetangga.
Langkah-langkah tersebut diambil agar petugas dapat menilai situasi, memeriksa orang dan kendaraan, serta mencegah serangan lanjutan.
Ia mengimbau warga untuk tetap berada di rumah atau tempat tinggal mereka dan menghindari perjalanan yang tidak perlu ke luar-masuk wilayah tersebut agar petugas keamanan dapat menjalankan tugas mereka secara efektif.
Satuan Tugas Khusus Narathiwat kemudian memberlakukan jam malam mulai pukul 22.15 hari Sabtu hingga pukul 06.00 hari Minggu sebagai upaya memperketat kendali atas situasi menyusul serangkaian insiden di beberapa wilayah.
Komando Operasi Keamanan Dalam Negeri Wilayah 4 (Forward Command) mengimbau warga untuk tetap waspada, menghindari lokasi serangan dan area yang ditetapkan sebagai zona keamanan, serta tidak mendekati atau memindahkan benda-benda yang mencurigakan.
Pihak berwenang juga memperingatkan masyarakat agar tidak mengunggah foto, klip video, atau lokasi terkini personel keamanan, karena informasi semacam itu dapat mengganggu operasi keamanan dan upaya pelacakan terhadap pihak yang bertanggung jawab.



