Trump mendapat kecaman internasional pada Januari 2025 setelah niatnya mengambil alih Greenland dengan kekuatan militer.
Greenland- The Telegraph melaporkan Pemerintah Greenland memberikan "peringatan keras" kepada perusahaan minyak yang terkait dengan Presiden AS Donald Trump setelah peralatan pengeboran mereka dibawa ke wilayah tersebut tanpa izin pemerintah yang diperlukan, menurut media Inggris.
Departemen Industri dan Mineral Greenland menyatakan sejumlah peralatan dibawa ke pantai timur pulau itu bulan lalu untuk rencana pengeboran eksplorasi minyak. Namun, perusahaan tersebut belum memiliki izin yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan tersebut.
"Peringatan keras akan disampaikan" kepada pemegang lisensi, kata departemen tersebut.
Greenland Energy mendanai proyek ini, perusahaan ini berbasis di Texas dan didirikan tahun lalu. Perusahaan tersebut memperkirakan wilayah Jameson Land menyimpan minyak mentah senilai hingga 1 triliun dolar AS.
Greenland Energy juga memperoleh saham mayoritas dalam proyek eksplorasi tersebut sebagai imbalan atas pendanaan. Namun, pengeboran tidak dapat dilakukan tanpa persetujuan otoritas Greenland. Kontroversi itu muncul di tengah meningkatnya kembali minat Amerika Serikat terhadap Greenland.
Beberapa hari setelah warga melaporkan peralatan pengeboran dibawa ke daratan, Trump mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan melalui platform Truth Social yang memperlihatkan dirinya mengawasi sebuah desa di Greenland dengan tulisan "Hello, Greenland!"
Trump mendapat kecaman internasional pada Januari 2025 setelah niatnya mengambil alih Greenland dengan kekuatan militer. Saat itu, ia mengatakan AS membutuhkan pulau tersebut "untuk tujuan keamanan nasional."
Namun, Trump kemudian melunakkan pernyataannya, tetapi menyebut Greenland "vital" bagi sistem pertahanan rudal Golden Dome yang diusulkannya. Sementara itu, Greenland Energy membantah adanya hubungan antara proyek minyak tersebut dan rencana untuk mencaplok Greenland.
Pada Juni, pemimpin Greenland Energy Larry Swets mengakui bahwa seorang perwakilan perusahaan keliru memberi tahu warga Greenland bahwa izin untuk membawa peralatan ke daratan telah diberikan.
"Antusiasme kami terhadap proyek ini membuat kami berkomunikasi dengan cara yang menimbulkan kebingungan," kata Swets.
Dalam surat kepada para pemegang saham, Kamis, Greenland Energy mengatakan pembicaraan dengan regulator Greenland berlangsung "konstruktif".




