Trump Disebut Mau Akhiri Perang dengan Iran Meski Tanpa Kesepakatan Nuklir

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada WSJ bahwa AS telah memenuhi semua tujuan militer negara tersebut terkait Iran.


AS, Suarathailand- Wall Street Journal (WSJ) melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara pribadi melontarkan gagasan untuk mengakhiri perang dengan Iran meski tanpa kesepakatan nuklir.

Trump disebut tengah mempersiapkan rencana mendeklarasikan kemenangan dalam perang terhadap Iran jika Teheran membuka Selat Hormuz secara penuh..

Trump secara pribadi menyampaikan kepada penasihat seniornya kalau ia berkehendak menyetujui kesepakatan dengan Iran meski tanpa kesepakatan nuklir.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada WSJ bahwa AS telah memenuhi semua tujuan militer negara tersebut terkait Iran.

Pejabat itu mengatakan Trump saat ini berfokus untuk menjaga kelancaran lalu lintas pasokan energi di Selat Hormuz. Dia pun masih memiliki opsi operasi militer jika Iran terus menyerang kapal-kapal dagang di sana.

Presiden Trump menyatakan keyakinan bahwa Teheran tidak akan melanjutkan program nuklir selama ia menjabat, mengingat AS telah menghancurkan tiga fasilitas nuklir Iran pada 2025.

Kemudian dalam sejumlah pertemuan akhir-akhir ini, Trump juga mengaku yakin bahwa ancaman serangan AS terhadap Iran sudah cukup menjadi penggentar bagi Teheran.

Para pejabat mengisyaratkan bahwa Trump bisa jadi akan memilih memperpanjang gencatan senjata hingga waktu yang tak ditentukan jika Washington bisa mengendalikan program nuklir Iran.

Trump disebut juga akan mencabut blokade AS terhadap pelabuhan Iran jika Teheran membuka Selat Hormuz secara penuh.


Share: