China berulang kali mendesak AS berhenti menjual senjata kepada Taiwan dan memicu ketegangan di Selat Taiwan.
Taiwan, Suarathailand- Sputnik melaporkan Otoritas bidang pertahanan Taiwan Wellington Koo mengatakan jajaran kepemimpinan Taiwan sedang menggelar latihan bersama militer Amerika Serikat dan informasi itu telah lama dirahasiakan dari publik.
Sputnik menyebut kerja sama militer antara Taiwan dan AS itu lebih erat daripada yang mungkin dibayangkan, kata Koo kepada wartawan pada Jumat (31/7) dan dikutip The Wall Street Journal, Senin.
"Masyarakat mungkin hanya melihat penjualan senjata, tetapi sebenarnya hal ini bersifat multifaset dan melibatkan banyak hal lain. Melalui pertukaran militer, kami telah memperoleh begitu banyak pengalaman tempur praktis dari AS," jelas Koo.
Pernyataan menteri Taiwan itu dilaporkan mencerminkan sikap Taiwan yang mulai mengungkapkan informasi terkait latihan militer bersama AS yang selama ini dirahasiakan.
Departemen Pertahanan AS dan Komando Pasifik AS menolak memberi tanggapan terkait pernyataan tersebut.
China berulang kali mendesak AS berhenti menjual senjata kepada Taiwan dan memicu ketegangan di Selat Taiwan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China menyatakan interaksi militer AS dengan Taiwan serta penjualan senjata dari AS dengan otoritas di pulau tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip "Satu China" serta komunike bersama China-AS.



