AS dan Israel bertindak demikian karena putus asa setelah gagal mencapai hasil dalam konfrontasi langsung dengan militer Iran.
AS, Suarathailand- Amerika Serikat dan Israel telah menyerang 30 universitas di seluruh Iran sejak awal konflik 28 Februari, kata Menteri Sains, Penelitian, dan Teknologi Iran Hossein Simaei Sarraf kepada RIA Novosti, Senin.
"Musuh terang-terangan telah menargetkan universitas dan penelitian. Laboratorium, ruang kelas, dan asrama mahasiswa kami diserang. Hingga kini sudah 30 universitas di seluruh negeri yang diserang," katanya.
Ia mengatakan AS dan Israel bertindak demikian karena putus asa setelah gagal mencapai hasil dalam konfrontasi langsung dengan militer Iran.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melakukan agresi militer dengan menyerang sejumlah target di Iran, termasuk Kota Teheran.
Agresi itu menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalas agresi tersebut dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.



