China Gandeng Thailand Berantas 36 Geng Penipuan Online di Myanmar

Delegasi Tiongkok mendesak otoritas Thailand untuk menangkap para pemimpin geng, memblokir saluran operasional, dan mendirikan pusat untuk menekan penipuan


Beijing, Suarathailand- Dilaporkan ada 36 geng pusat panggilan utama yang dioperasikan bermarkas di kota Myawaddy, Myanmar. Geng ini mempekerjakan lebih dari 100.000 orang untuk membuat panggilan palsu guna menipu orang agar mengeluarkan uang, kata seorang pejabat tinggi Tiongkok.

Liu Zhongyi, asisten menteri keamanan publik Tiongkok, dan delegasinya mengunjungi Biro Investigasi Kejahatan Dunia Maya (CCIB) di Nonthaburi pada hari Senin, untuk mencari dukungan dari kepala biro Letnan Jenderal Polisi Trairong Phiwpan dalam memerangi penipuan ini.

Asisten menteri tersebut menunjukkan banyak warga negara Tiongkok telah dibujuk atau ditipu untuk bekerja untuk geng-geng ini di Myanmar, seraya menambahkan  beberapa dari orang-orang ini dilaporkan diserang dan beberapa bahkan kehilangan nyawa. 

Kasus aktor Tiongkok Wang Xing, yang diselamatkan awal bulan ini setelah dibujuk ke Myanmar dengan kedok menghadiri audisi casting palsu, telah menimbulkan kekhawatiran yang signifikan, sehingga membuat banyak orang enggan mengunjungi Thailand karena khawatir akan keselamatan mereka, kata Liu Zhongyi.

Delegasi tersebut meminta CCIB untuk mempercepat penangkapan para pemimpin geng penipu yang tinggal di Thailand serta menangkap sekitar 20 tersangka yang terlibat dalam kasus Wang Ying untuk diekstradisi ke Tiongkok.

Selain itu, delegasi tersebut meminta otoritas Thailand untuk mengidentifikasi korban Tiongkok yang masih ditahan di Myanmar dan memberikan tekanan agar mereka segera dibebaskan. Mereka juga meminta Thailand untuk memblokir saluran keuangan dan operasional yang digunakan oleh geng penipu ini dan mengusulkan pembentukan pusat koordinasi Thailand-Tiongkok untuk meningkatkan upaya dalam menekan operasi pusat panggilan.

Sebagai tanggapan, CCIB menyarankan agar kedua belah pihak bertukar informasi tentang kegiatan geng penipu, khususnya yang terkait dengan perdagangan manusia dan pencucian uang. Biro tersebut juga merekomendasikan agar Tiongkok memimpin penyelenggaraan pertemuan regional yang melibatkan Myanmar, Laos, dan Kamboja untuk membahas masalah tersebut secara berkelanjutan dan kolaboratif.

Sementara itu, Trairong menegaskan bahwa CCIB siap menindaklanjuti saran delegasi dan berjanji untuk bekerja sama dengan lembaga terkait untuk menghentikan sumber daya dan operasi geng-geng ini. The Nation

Share: