Flu burung terdeteksi di Phillip Island pada Agustus. Pulau tersebut merupakan rumah bagi koloni penguin kecil terbesar di dunia, dengan populasi sekitar 40.000 ekor.
Australia, Suarathailand- ABC melaporkan Australia sedang menjalankan vaksinasi massal pertama di dunia terhadap penguin untuk mencegah flu burung, dengan sekitar 1.000 ekor telah menerima dosis pertama.
“Tim kami untuk pertama kali melakukan sesuatu seperti ini dan, yang terpenting, ini merupakan program vaksinasi massal pertama dengan skala seperti ini di dunia,” kata CEO Phillip Island Nature Parks Catherine Basterfield.
“Tim kami meluangkan waktu pada awal pekan ini untuk melakukan pengujian, perencanaan, serta mencoba berbagai metode untuk menjalankan program vaksinasi ini,” ucapnya.
Program vaksinasi tersebut dimulai di tengah penyebaran flu burung H5N1 pada satwa liar di Australia. Kasus infeksi pertama pada mamalia, yakni anjing laut berbulu hidung panjang, dikonfirmasi di Australia Selatan pada Minggu.
Kasus dugaan flu burung lainnya juga terdeteksi di dekat koloni terbesar di dunia dari singa laut Australia yang terancam punah.
Otoritas Australia telah mengizinkan vaksinasi hingga 5.000 penguin kecil di Phillip Island dan hingga 800 ekor di St. Kilda.
Setiap penguin akan menerima dua dosis vaksin dengan jarak sekitar 21-28 hari. Selama proses vaksinasi, penguin akan diperiksa, ditimbang, dan dipasangi microchip sebelum dilepas kembali ke alam.
Adapun flu burung terdeteksi di Phillip Island pada Agustus. Pulau tersebut merupakan rumah bagi koloni penguin kecil terbesar di dunia, dengan populasi sekitar 40.000 ekor.
Pemodelan yang dilakukan para ahli menunjukkan wabah besar penyakit tersebut dapat menyebabkan kematian antara 8.000 hingga 16.000 penguin di pulau itu.



