Asap Kebakaran Hutan dan Lahan Indonesia Bikin Repot Thailand Selatan

Thailand telah memperingatkan warga di provinsi-provinsi perbatasan selatan untuk memantau risiko asap lintas batas dari Indonesia.


Bangkok, Suarathaialnd- The Nation melaporkan Thailand selatan menghadapi risiko kabut asap lintas batas seiring meningkatnya jumlah titik panas (*hotspot*) di Indonesia, sementara angka harian PM2.5 yang tercatat masih berada dalam batas standar nasional.

Departemen Pengendalian Polusi (PCD) Thailand telah memperingatkan warga di provinsi-provinsi perbatasan selatan untuk memantau risiko asap lintas batas dari Indonesia, di mana kebakaran hutan dan lonjakan titik panas telah menimbulkan kekhawatiran akan memburuknya kualitas udara di kawasan tersebut.

Pusat komunikasi polusi udara departemen tersebut merilis data pemantauan terperinci di saat ASEAN Specialised Meteorological Centre (ASMC) mempertahankan peringatan kabut asap regional tertinggi, yaitu Level 3.

Kondisi panas dan kering akibat fenomena El Niño telah memicu kebakaran dan meningkatkan aktivitas titik panas di Indonesia, sehingga memperbesar risiko penyebaran asap ke negara-negara tetangga.

Data satelit dari Geo-Informatics and Space Technology Development Agency (GISTDA) mencatat adanya 12.241 titik panas di Indonesia pada tanggal 15 September 2026. Pusat tersebut melaporkan bahwa tidak ada titik panas yang terdeteksi di Thailand pada tanggal yang sama, sementara angin membawa asap ke arah utara menuju perbatasan selatan negara tersebut.


Angka Kualitas Udara di Wilayah Selatan 

Meskipun ada peringatan regional, rata-rata konsentrasi harian (24 jam) partikel halus (PM2.5) yang tercatat di seluruh wilayah Thailand selatan berkisar antara 11,6 hingga 15,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada tanggal 16 September 2026. Pusat tersebut mengategorikan angka-angka tersebut sebagai baik hingga sangat baik dan masih berada dalam batas standar nasional.

-Stadion Provinsi Chumphon, Kecamatan Tha Taphao, Distrik Mueang Chumphon, Chumphon: 11,6 µg/m³.

-Kantor Lingkungan Hidup Regional 14, Kecamatan Makham Tia, Distrik Mueang Surat Thani, Surat Thani: 13,9 µg/m³.

-Pusat Rehabilitasi Kesehatan Lansia, Kecamatan Khlang, Distrik Mueang Nakhon Si Thammarat, Nakhon Si Thammarat: 13,7 µg/m³.

-Taman Thara, Kecamatan Pak Nam, Distrik Mueang Krabi, Krabi: 11,8 µg/m³. Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat Kota Phuket, Kecamatan Talat Yai, Distrik Mueang Phuket, Phuket: 14,2 µg/m³.

-Stadion Provinsi Phatthalung, kecamatan Khao Chiak, distrik Mueang Phatthalung, Phatthalung: 13,9 µg/m³.

-Perguruan Tinggi Politeknik Trang, kecamatan Na Ta Luang, distrik Mueang Trang, Trang: 13,7 µg/m³.

-Kotamadya Kota Hat Yai, kecamatan Hat Yai, distrik Hat Yai, Songkhla: 14,4 µg/m³.

-Balai Provinsi Satun, Kecamatan Phiman, Distrik Mueang Satun, Satun: 13,7 µg/m³.

-Pusat Kehutanan Provinsi Pattani, Kecamatan Rusamilae, Kabupaten Mueang Pattani, Pattani: 15,4 µg/m³.

-Tempat Upacara Gajah Putih, Kecamatan Sateng, Kabupaten Mueang Yala, Yala: 15,4 µg/m³.

-Pusat Perkembangan Anak Kotamadya Kota Betong, Kecamatan Betong, Distrik Betong, Yala: 15,2 µg/m³.

-Balai Provinsi Narathiwat, Kecamatan Bang Nak, Distrik Mueang Narathiwat, Narathiwat: 15,5 µg/m³.

Kelembapan Tinggi Menyebabkan Langit Tampak Suram

Pusat tersebut menjelaskan bahwa kondisi udara yang pekat dan menyerupai kabut asap di luar ruangan tidak semata-mata disebabkan oleh polusi partikulat.

Kelembapan relatif di wilayah Selatan telah melampaui 90%, disertai hujan dan kondisi udara yang tidak bergerak dengan tingkat sirkulasi udara yang rendah. Uap air yang bercampur dengan partikel halus membentuk butiran kabut yang melayang di udara dan membiaskan cahaya, sehingga langit tampak jelas lebih suram.

Kondisi ini berarti bahwa berkurangnya jarak pandang tidak serta-merta menunjukkan tingginya konsentrasi partikel berbahaya saja.


Masyarakat di Wilayah Perbatasan Selatan Diimbau untuk Tetap Waspada

Pusat tersebut sedang melakukan koordinasi mendesak dengan Sekretariat ASEAN untuk mendesak negara-negara tetangga agar bekerja sama mengurangi titik api secepat mungkin.

Warga, khususnya di Yala, Pattani, dan Narathiwat, diimbau untuk memantau kondisi secara cermat. Pemodelan massa udara menunjukkan bahwa angin dapat membawa tambahan asap ke wilayah tersebut sewaktu-waktu.

Data pembacaan kadar partikulat per jam tersedia melalui aplikasi Air4Thai. Warga juga dapat memantau informasi terkini melalui halaman Facebook Departemen Pengendalian Polusi.

Share: