Ukraina Serahkan Dua tentara Korut yang Berperang Bela Rusia ke Korsel

Zelenskyy mengungkapkan salah satu dari dua tawanan itu sempat mencoba bunuh diri saat menyadari dirinya tertangkap.


New York, Suarathailand- Kyodo News melaporkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan  pihaknya belum lama ini menyerahkan dua tentara Korea Utara yang tertangkap dan menjadi tawanan perang di Ukraina kepada Korea Selatan.

Namun ia tidak menyampaikan apakah pihaknya telah mendapatkan persetujuan dari Korea Utara terkait tindakan tersebut.

Di sidang PBB di New York, Amerika Serikat, Zelenskyy mengungkapkan salah satu dari dua tawanan itu sempat mencoba bunuh diri saat menyadari dirinya tertangkap.

Ia menuduh Pemerintah Korea Utara telah merampas kebebasan dan hak warganya untuk membuat keputusan atas kehidupan pribadi mereka.

"Mengapa orang-orang Korea harus mengorbankan nyawa mereka dalam perang melawan Ukraina?... (Presiden Korea Utara) Kim Jong Un memanfaatkan mereka layaknya mata uang, dan ia mendapatkan imbalan dari tindakan tersebut," ujar Zelenskyy.

Menanggapi pernyataan tersebut, Pemerintah Korea Selatan pada Kamis mengonfirmasi bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan Ukraina serta sejumlah negara dan lembaga terkait lainnya mengenai penyerahan kedua tawanan perang tersebut.

Seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menegaskan bahwa pemerintahnya menghormati "kehendak bebas" dari para tentara itu serta menekankan bahwa masalah tersebut harus diselesaikan sesuai dengan hukum internasional dan prinsip dasar hak asasi manusia (HAM).

Meskipun demikian, Pemerintah Korea Selatan menolak untuk memberikan penjelasan lebih lanjut.

Share: