Sepanjang kedua masa jabatannya di Gedung Putih, Trump kerap melontarkan kecaman terhadap media yang pemberitaannya tidak ia sukai.
AS, Suarathailand- Melalui Truth Social, Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan ia melarang outlet berita CNN, MS NOW, dan Politico masuk ke Gedung Putih, dengan tuduhan—tanpa merinci secara spesifik—bahwa mereka menyiarkan "fiksi dan kebohongan."
Trump menambahkan "outlet media Berita Palsu (Fake News) lainnya" akan menghadapi nasib serupa, namun tidak menyebutkan outlet mana saja.
"Saya bangga mengumumkan bahwa, mulai saat ini juga, saya melarang CNN Berita Palsu, MSNOW... dan Politico... masuk ke Gedung Putih akibat 'pemberitaan' BERITA PALSU mereka yang terus-menerus!" ujar Trump.
Trump tidak menyebutkan apa yang memicu langkah tersebut, namun menambahkan bahwa "outlet media seharusnya tidak boleh terus-menerus menulis atau melaporkan FIKSI dan KEBOHONGAN saat meliput Presiden Amerika Serikat, Pemerintahan Trump, atau Amerika Serikat."
Kemudian di Ruang Oval, Trump mengatakan kepada para wartawan: "Menurut saya, seseorang berhak menjauhkan mereka jika mereka terus-menerus menulis berita palsu."
Sangat jarang terjadi presiden AS secara terang-terangan melarang outlet berita masuk ke Gedung Putih, meskipun Trump pernah melarang seorang reporter CNN pada masa jabatan pertamanya dan Richard Nixon pernah memberlakukan pembatasan terhadap The Washington Post terkait pemberitaan skandal Watergate.
Namun, pada masa jabatan keduanya, pemerintahan Trump menerapkan kontrol yang lebih ketat terhadap wartawan, termasuk menentukan jurnalis mana yang boleh meliput acara sebagai bagian dari kelompok peliput gabungan (*pool*) yang diizinkan masuk ke ruang sempit seperti Ruang Oval dan pesawat Air Force One.
Tahun lalu, Trump melarang The Associated Press meliput beberapa acara karena keputusan kantor berita tersebut untuk tetap menggunakan istilah "Teluk Meksiko" (*Gulf of Mexico*)—dan bukan "Teluk Amerika" (*Gulf of America*) sebagaimana diperintahkan oleh Trump.
AFP menghubungi CNN, Politico, dan MS NOW terkait langkah presiden tersebut namun tidak menerima tanggapan segera.
Untuk saat ini, para reporter Politico dan CNN masih berada di ruang pers Gedung Putih setelah pengumuman Trump tersebut.
Sepanjang kedua masa jabatannya di Gedung Putih, presiden berusia 80 tahun ini kerap melontarkan kecaman terhadap media yang pemberitaannya tidak ia sukai.
Trump telah mengajukan sejumlah gugatan pencemaran nama baik terhadap outlet berita, menyerang pers di Truth Social, serta melontarkan serangan verbal terhadap beberapa reporter, terutama perempuan.
Pengumuman mengejutkan Trump pada hari Jumat itu muncul di saat tingkat kepuasan publik terhadapnya berada di titik terendah dalam sejarah, dan Partai Republik yang dipimpinnya berisiko kehilangan kendali atas Kongres dalam pemilihan umum sela bulan November mendatang.
Konflik terkait Iran dan kenaikan harga—terutama harga bahan bakar—merupakan beberapa faktor yang berkontribusi terhadap merosotnya posisi politiknya.



