Thailand mendirikan pos pemeriksaan dan meningkatkan patroli untuk mengamankan kawasan perbatasan.
Mae Sot, Suarathailand- TNA melaporkan Thailand menangguhkan lalu lintas melalui perbatasan tidak resmi di Provinsi Tak selama tujuh hari menyusul bentrokan sengit dan serangan pesawat nirawak (drone) di negara tetangga, Myanmar.
Pasukan militer Myanmar melancarkan serangkaian serangan drone pada malam hari terhadap kelompok perlawanan di Distrik Myawaddy, Negara Bagian Karen yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mae Sot di Thailand barat.
Kedua pihak pun memperkuat tentara dan persenjataan masing-masing dekat garis perbatasan.
Komandan Satuan Tugas Naresuan, Mayor Jenderal Prasarn Henprasert, memerintahkan penangguhan lalu lintas perbatasan dan perdagangan di jalur-jalur tidak resmi di bagian selatan Jembatan Persahabatan Ke-1 Thailand-Myanmar yang mencakup wilayah Mae Sot dan Phop Phra mulai 30 Oktober hingga 5 November 2026.
Upaya tersebut dilakukan setelah insiden "peluru nyasar" dan tembakan masuk ke wilayah Thailand yang menyebabkan sejumlah rumah rusak dan melukai seorang warga Thailand. Kondisi korban saat ini dalam keadaan stabil.
Thailand juga mendirikan pos pemeriksaan dan meningkatkan patroli untuk mengamankan kawasan tersebut.
Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul menegaskan telah memerintahkan otoritas daerah setempat untuk menjamin perlindungan penuh bagi masyarakat di wilayah perbatasan.



