Teheran Kecam Liga Arab, Tegaskan Hanya Serang Pangkalan AS di Kawasan

Iran  hanya menargetkan aset militer Amerika di kawasan tersebut—termasuk fasilitas di UEA, Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Qatar—yang digunakan untuk melancarkan serangan udara terhadap Iran selama masa perang.


Teheran, Suarathailand- Kementerian Luar Negeri Iran membantah upaya Liga Arab yang menggambarkan tindakan balasan Teheran terhadap kepentingan Amerika di Asia Barat sebagai serangan yang sengaja ditujukan kepada negara-negara kawasan.

Kementerian tersebut menegaskan kembali "kebijakan berprinsip tentang hubungan bertetangga yang baik" yang dianut Iran, serta menekankan pentingnya memperkuat konvergensi kawasan dan menghindari sikap provokatif.

"Republik Islam, sembari tetap mematuhi hukum internasional, telah mengambil langkah-langkah pertahanan yang diperlukan untuk menjaga keamanan dan kepentingan nasionalnya," tambah pernyataan itu seperti dilaporkan Farsnews.

Pernyataan tersebut juga menepis tuduhan Liga Arab mengenai campur tangan Iran dalam urusan negara-negara kawasan, sekaligus menegaskan kembali kedaulatan Iran atas Pulau Abu Musa, Greater Tunb, dan Lesser Tunb di Teluk Persia.

Kementerian Luar Negeri di Teheran mengeluarkan bantahan ini dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, menyusul tuduhan yang dilontarkan terhadap Iran dalam pernyataan akhir sidang ke-166 Dewan Menteri Luar Negeri Liga Arab.

Iran  menargetkan aset militer Amerika di kawasan tersebut—termasuk fasilitas di UEA, Kuwait, Bahrain, Yordania, dan Qatar—yang digunakan untuk melancarkan serangan udara terhadap Iran selama masa perang.

Para pejabat Iran menyatakan bahwa Angkatan Bersenjata negara itu melakukan "serangan untuk membela diri" terhadap lokasi-lokasi yang diizinkan untuk digunakan oleh Amerika Serikat guna menyerang Republik Islam tersebut. 

Komandan militer Iran telah berulang kali memperingatkan bahwa negara kawasan mana pun yang memfasilitasi Amerika Serikat akan "terbakar dalam kobaran perang" yang dikobarkan Washington terhadap Teheran.

Kementerian tersebut lebih lanjut menegaskan bahwa keamanan dan stabilitas di Teluk Persia dan Teluk Oman harus dijamin melalui kerja sama antarnegara pesisir tanpa campur tangan pihak asing.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan Iran untuk berdialog dan bekerja sama dengan negara-negara kawasan guna memperkuat rasa saling percaya, mencapai keamanan dan stabilitas yang berkelanjutan, serta mendorong kemajuan ekonomi di seluruh Asia Barat. (Rudal Iran)

Share: