Serangan Drone ke Rumah Sakit di Sudan Tewaskan 64 Orang Termasuk 13 Anak

Lebih dari 2.000 orang telah tewas dalam serangan terhadap fasilitas kesehatan sejak konflik di Sudan dimulai, dengan lebih dari 720 orang terluka dalam 213 insiden yang menargetkan infrastruktur perawatan kesehatan.


Darfur, Suarathailand- Serangan pesawat tak berawak terhadap sebuah rumah sakit di negara bagian Darfur Timur, Sudan, menewaskan sedikitnya 64 orang dan melukai puluhan lainnya, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada hari Minggu.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, mengatakan dalam sebuah unggahan di X bahwa badan tersebut telah memverifikasi serangan terhadap Rumah Sakit Pendidikan al-Dhaein, yang terletak di ibu kota negara bagian tersebut.

Ia mengatakan para korban termasuk 13 anak-anak, seorang dokter, dua perawat, dan beberapa pasien.

Tedros menambahkan bahwa lebih dari 2.000 orang telah tewas dalam serangan terhadap fasilitas kesehatan sejak konflik di Sudan dimulai, dengan lebih dari 720 orang terluka dalam 213 insiden yang menargetkan infrastruktur perawatan kesehatan.

Ia menyerukan perlindungan bagi warga sipil dan pekerja medis serta kemanusiaan.

Pertempuran antara tentara Sudan dan Pasukan Pendukung Cepat telah berlanjut sejak pertengahan April 2023, dengan upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik terhenti.

Perang tersebut telah memicu krisis kemanusiaan yang semakin parah, dengan puluhan ribu orang dilaporkan tewas, jutaan orang mengungsi, dan kondisi kelaparan menyebar di beberapa bagian negara.

Share: