Stok Buat Perang Vs Iran Susut, AS Kaji Batal Jual Rudal Tomahawk ke Jerman

Amerika Serikat juga khawatir terhadap kemungkinan reaksi dari Rusia.


AS, Suarathailand- Politico dengan mengutip sejumlah pejabat melaporkan Departemen Perang Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan pembatalan penjualan rudal Tomahawk yang sebelumnya direncanakan untuk Jerman. Hal ini karena kekhawatiran terhadap kemungkinan reaksi dari Rusia.

Alasan lainnya yang mendorong kemungkinan pembatalan kesepakatan itu adalah kekhawatiran Amerika Serikat terhadap persediaan rudalnya sendiri yang menyusut setelah operasi militer terhadap Iran.

Pentagon juga belum mengungkapkan rencana terkait sekitar 5.000 personel militer yang semula akan dikirim ke Jerman sebelum terjadinya perselisihan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.

Setelah perselisihan tersebut, Departemen Perang dilaporkan membatalkan pengerahan pasukan tersebut.

Jerman disebut khawatir karena Eropa harus menutup kekurangan kemampuan pertahanannya dengan lebih cepat dibandingkan kemampuan industri pertahanan kawasan itu untuk memenuhinya, di tengah berkurangnya kehadiran militer Amerika Serikat di Eropa, tambah laporan Politico.

Share: