Min Aung Hlaing roadshow ke sejumlah negara setelah terpilih jadi Presiden Myanmar dalam Pemilu yang kontroversial.
Kremlin, Suarathailand- Kremlin menyatakan Presiden Vladimir Putin akan mengadakan pembicaraan dengan pemimpin Myanmar, Min Aung Hlaing, di Kremlin, Selasa (18/8).
Presiden Vladimir Putin dan pemimpin Myanmar yang tengah melakukan kunjungan resmi ke Rusia itu akan membahas prospek perluasan kerja sama kedua negara di berbagai bidang, serta isu-isu internasional dan regional terkini.
Sejumlah dokumen bilateral juga diperkirakan akan ditandatangani selama kunjungan tersebut, tambah pernyataan itu.
Presiden Putin dan Min Aung Hlaing telah mengadakan pembicaraan dalam beberapa kesempatan selama beberapa tahun terakhir, termasuk di Kremlin pada Maret 2025.
Rusia dan Myanmar menjalin hubungan politik dan pertahanan yang erat, di mana Moskow juga terlibat dalam proyek-proyek energi dan infrastruktur di negara Asia Tenggara tersebut.
Min Aung Hlaing mengunjungi Rusia tiga kali pada tahun lalu—pada Maret untuk mengadakan pembicaraan dengan Putin, pada Mei untuk menghadiri parade militer dalam rangka peringatan 80 tahun kemenangan Perang Dunia II, dan pada September untuk berpartisipasi dalam forum Pekan Atom Dunia (World Atomic Week).
Min Aung Hlaing roadshow ke sejumlah negara setelah terpilih jadi Presiden Myanmar dalam Pemilu yang kontroversial.



