Bulan Sabit Iran Sebut AS dan Israel Serang Lebih 80 Ribu Lokasi Sipil di Iran

Kebih dari 20.000 unit yang diserang berlokasi di Teheran dan lebih dari 60.000 unit lainnya tersebar di berbagai lokasi.


Iran, Suarathailand- Presiden Perhimpunan Bulan Sabit Merah Iran (Iranian Red Crescent Society/IRCS) Pirhossein Kolivand pada Sabtu (21/3) di Teheran mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) dan Israel telah menyerang lebih dari 80.000 lokasi-lokasi sipil sejak dimulainya agresi mereka terhadap Iran.

Dia melontarkan pernyataan tersebut dalam sebuah pidato di hadapan perwakilan media asing, seraya menyoroti pelanggaran-pelanggaran hukum humaniter internasional dalam serangan yang dilancarkan AS dan Israel.

Kolivand mengatakan lebih dari 20.000 unit yang diserang berlokasi di Teheran dan lebih dari 60.000 unit lainnya tersebar di berbagai lokasi.

Dia memperkirakan jumlah unit komersial yang menjadi sasaran di negara tersebut mencapai hampir 18.790 unit, menyebutkan bahwa 266 pusat kesehatan telah diserang, dan 498 sekolah juga menjadi sasaran.

Dia mengatakan serangan-serangan tersebut telah menewaskan 12 anggota tenaga kesehatan Iran dan melukai lebih dari 90 lainnya.

Kolivand menambahkan bahwa ratusan orang, termasuk anak-anak dan 231 perempuan, telah tewas di Iran sejak perang dimulai.

Sementara itu, sejumlah laporan media menyebutkan bahwa lebih dari 1.500 orang tewas di Iran saat perang berlangsung.

Pada 28 Februari, Israel dan AS melancarkan serangan gabungan ke Teheran dan beberapa kota Iran lainnya, hingga menewaskan mantan pemimpin tertinggi Iran kala itu, Ali Khamenei, beserta sejumlah komandan militer senior dan warga sipil. Iran kemudian merespons dengan melancarkan gelombang serangan rudal dan drone yang menargetkan Israel serta pangkalan dan aset-aset AS di Timur Tengah.

Share: