Guardian melaporkan layanan darurat Jepang menyebut banyak orangterperangkap di dalam pusat perbelanjaan Kumamoto yang rusak akibat gempa Magnitudp 7,1 hari ini, 28 Juli 2026.
“Lantai dua kompleks perbelanjaan runtuh, menyebabkan banyak orang terperangkap di Di kota Kashima,” lapor Guardian.
Polisi sebelumnya mengatakan mereka telah menerima laporan tentang suara seperti ledakan di gerai Aeon Mall di wilayah Kumamoto, tetapi tidak dapat memberikan informasi tambahan tentang kerusakan atau korban jiwa.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) menyebut gempa tersebut memiliki kedalaman 10 km dan melanda prefektur Kumamoto pada pukul 16.27 waktu setempat.
Getaran tersebut diukur pada tingkat tertinggi tujuh pada skala Shindo Jepang, kata badan tersebut. Meskipun badan tersebut awalnya mengeluarkan peringatan tsunami untuk gelombang setinggi satu meter, mereka kemudian mencabutnya.
Pada tahun 2016, Kumamoto dilanda dua gempa bumi dahsyat –,satu dengan magnitudo 6,5, diikuti oleh satu lagi dengan magnitudo 7,3 dua hari kemudian,– yang menewaskan 273 orang dan melukai lebih dari 2.800 orang lainnya.




