Oman Klaim Tidak Ada Rencana Pengenaan Biaya Transit Selat Hormuz

Oman menggarisbawahi pentingnya memulihkan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz dan memastikan arus lalu lintas maritim yang aman.

Bahrain, Suarathailand- Kantor Berita Oman melaporkan Menteri Luar Negeri Oman Sayyid Badr bin Hamad bin Hamood Albusaidi mengatakan  pengaturan di masa mendatang terkait Selat Hormuz tidak akan melibatkan pengenaan biaya transit, seraya menegaskan kembali komitmennya untuk memastikan navigasi yang bebas dan aman melalui jalur perairan strategis tersebut.

Menteri Luar Negeri Oman menyatakan hal itu dalam pertemuan tingkat menteri gabungan antara negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council) dan Amerika Serikat (AS), yang diadakan di Bahrain.

Menlu Oman mengatakan Oman sebagai negara pesisir Selat Hormuz, memikul tanggung jawab khusus dalam mendukung upaya internasional untuk mengamankan navigasi maritim, sejalan dengan kewajibannya berdasarkan hukum internasional dan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut.

Menteri tersebut juga menegaskan kembali dukungan Oman terhadap nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang ditandatangani antara AS dan Iran, seraya menekankan pentingnya mencapai tujuan MoU itu guna mewujudkan perdamaian yang diinginkan.

Dia menggarisbawahi pentingnya memulihkan kebebasan navigasi melalui Selat Hormuz dan memastikan arus lalu lintas maritim yang aman.

Pada Kamis yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi dan Albusaidi dalam sebuah percakapan telepon menekankan pentingnya melanjutkan koordinasi dalam mengelola selat tersebut, menurut sebuah pernyataan yang dirilis di saluran Telegram Araghchi.

Share: