Xinhua melaporkan sebanyak 1.681 orang dari 435 rumah tangga telah dievakuasi setelah hujan lebat yang terus mengguyur menyebabkan ketinggian Sungai Belin naik hingga melampaui level bahaya, merendam daerah dataran rendah di Belin, Negara Bagian Mon, Myanmar.
Pada Jumat (10/7) hujan lebat mendorong pihak berwenang, Departemen Pemadam Kebakaran Belin, dan tim penyelamat sukarelawan untuk melakukan operasi evakuasi.
Sebanyak 10 kamp pengungsian banjir sementara dibuka untuk menampung warga yang mengungsi, tambahnya.
Hingga Senin pagi waktu setempat, meskipun ketinggian air Sungai Belin sudah mulai menurun, para pengungsi masih tinggal di kamp-kamp pengungsian sebagai tindakan pencegahan, ujarnya.
Warga diperkirakan dapat kembali ke rumah mereka dalam beberapa hari mendatang jika kondisi cuaca terus membaik, tambahnya.



