Lawan Trump, Mantan Wapres AS Harris pertimbangkan pencalonan presiden 2028

Pemilihan presiden berikutnya di AS dijadwalkan akan berlangsung pada November 2028.


AS, Suarathailand- Dalam acara Konvensi National Action Network Mantan Wakil Presiden AS sekaligus kandidat presiden dari Partai Demokrat, Kamala Harris, mengatakan dirinya tengah mempertimbangkan kemungkinan untuk kembali mencalonkan diri sebagai presiden pada 2028.

"Mungkin... saya sedang mempertimbangkannya," kata Kamala Harris.

Pemilihan presiden berikutnya di AS dijadwalkan akan berlangsung pada November 2028.

Donald Trump telah berulang kali mengatakan bahwa dia melihat Wakil Presiden JD Vance sebagai kandidat favorit awal untuk menjadi penggantinya dalam pemilihan 2028.

Dia juga telah menyarankan Menteri Luar Negeri Marco Rubio sebagai calon wakil presiden potensial mendampingi Vance.

Pada akhir Juli, Rubio menyebut Vance sebagai kandidat yang sangat baik bagi Partai Republik dalam pemilihan presiden 2028.

Beberapa media AS melaporkan bahwa perbedaan pendapat di dalam tim Trump mengenai kebijakan terkait Iran telah memecah para pejabat menjadi dua kubu, satu mendukung Vance, yang lain Rubio, dan menggambarkan kebuntuan tersebut sebagai pendahuluan untuk pemilihan 2028.

Pada November 2024, pemilihan presiden berlangsung di AS, dan menghasilkan kemenangan Trump sebagai Presiden AS ke-47.

Trump kembali menjadi presiden setelah mengalahkan Harris, yang didukung oleh mantan Presiden Joe Biden, yang pada gilirannya terpaksa mundur dari pencalonan di tengah kekhawatiran terhadap kesehatannya yang memburuk.

Share: