Iran tembak jatuh jatuh drone Predator MQ-1 milik "militer AS yang agresif".
Teheran, Suarathailand- Press TV melaporkan unit pertahanan udara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) telah mendeteksi dan berhasil menembak jatuh drone Predator MQ-1 milik "militer AS yang agresif", tak lama setelah drone tersebut memasuki wilayah udara Iran di Teluk Persia.
Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa pesawat tanpa awak multi-misi dan berdaya tahan lama tersebut dicegat dan dihancurkan saat memasuki wilayah udara Iran pada dini hari Minggu.
Pesawat tanpa awak tersebut segera dilacak oleh sistem pertahanan udara IRGC dan menjadi sasaran rudal permukaan-ke-udara canggih sebelum dapat melakukan tindakan agresi apa pun.
IRGC juga menekankan bahwa wilayah udara Iran di atas perairan teritorial negara itu berada di bawah kendali penuh unit pertahanan udaranya, dan memperingatkan bahwa setiap pelanggaran akan ditanggapi dengan tegas.
Perkembangan ini terjadi sehari setelah unit pertahanan udara Angkatan Darat Republik Islam Iran berhasil mencegat dan menghancurkan sebuah pesawat tak berawak Orbiter musuh di langit di atas Pulau Qeshm.
IRGC mengumumkan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa pesawat tak berawak yang ringkas dan ringan milik "musuh agresor AS-Zionis" tersebut terdeteksi dan ditembak jatuh oleh Angkatan Pertahanan Udara Angkatan Darat.
Pernyataan tersebut mencatat bahwa pesawat tak berawak tersebut dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara Angkatan Darat Iran yang beroperasi dalam jaringan terintegrasi Markas Besar Pertahanan Udara Gabungan negara tersebut.




