Lagi, China Desak Iran dan AS-Israel Akhir Perang, Bisa Hancur Semuanya

Jubir mengingatkan konflik militer hanya akan "memperburuk situasi" dan melanjutkan aksi militer tidak akan menyelesaikan masalah mendasar apa pun.


Beijing, Suarathailand- Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China Lin Jian, kembali menyerukan Amerika Serikat dan Iran menghentikan pertempuran dan kembali berdialog.

Jubir Lin Jian, Kamis, mengatakan Beijing "sangat" prihatin dengan situasi tersebut.

Jubir mengingatkan konflik militer hanya akan "memperburuk situasi" dan melanjutkan aksi militer tidak akan menyelesaikan masalah mendasar apa pun.

Lin menambahkan Kedaulatan, keamanan, dan integritas teritorial negara-negara di kawasan harus dihormati dan dilindungi.

Jubir Lin mendesak pihak-pihak terkait untuk menghentikan aksi militer, melanjutkan dialog dan negosiasi, menanggapi upaya mediasi negara-negara terkait, serta mencapai gencatan senjata sesegera mungkin.

Lin mengatakan China telah menjalin kontak dengan pihak-pihak terkait, termasuk Iran, sejak pecahnya konflik. China pun telah berupaya untuk mempromosikan pembicaraan perdamaian.

Selama dua pekan terakhir, AS dan Iran saling menyerang secara berkala seiring meningkatnya ketegangan di seluruh kawasan.

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengatakan pihaknya menyerang 18 target militer utama milik Amerika di Teluk sebagai tanggapan atas serangan rudal Amerika.

Serangan AS tersebut menargetkan lokasi rekreasi, area industri, dan daerah dekat Karaj dan Nazarabad di sebelah barat Teheran, serta pangkalan IRGC di Kabupaten Pishva.


Share: