Otoritas Jepang Usut Anti-dumping Atas Impor Baja China dan Korsel

Situasi ini menjadi indikasi meningkatnya ketegangan perdagangan di sektor baja global.


Tokyo, Suarathailand- Pemerintah Jepang dilaporkan mengusut anti-dumping impor sejumlah produk baja utama dari China, Korea Selatan, dan Taiwan. Situasi ini menjadi indikasi meningkatnya ketegangan perdagangan di sektor baja global.

Penyelidikan mencakup produk baja gulungan, lembaran, dan strip dalam bentuk canai panas, maupun canai dingin, menurut pernyataan terpisah yang dirilis Kementerian Ekonomi Jepang.

Penyelidikan diajukan atas permintaan produsen baja besar Jepang, termasuk Nippon Steel, JFE Steel, dan Kobe Steel, yang menuduh produk-produk tersebut dijual di pasar Jepang dengan harga di bawah nilai normal.

Penyelidikan terhadap produk baja canai panas diajukan oleh Nippon Steel, JFE Steel, Kobe Steel, dan Nakayama Steel Works. Sementara itu, penyelidikan terhadap baja canai dingin diajukan oleh Nippon Steel, JFE Steel, dan Kobe Steel.

Menurut kementerian, permohonan penyelidikan tersebut diajukan pada 27 Februari lalu.

Produk baja datar yang menjadi target penyelidikan banyak digunakan dalam berbagai industri, termasuk otomotif, peralatan rumah tangga, mesin, dan kemasan.

Proses penyelidikan diperkirakan akan selesai dalam waktu satu tahun sesuai ketentuan yang berlaku, kata kementerian.

Langkah tersebut diambil ketika pasar baja global menghadapi tekanan akibat kelebihan kapasitas produksi dan lemahnya permintaan di sejumlah ekonomi utama, yang mendorong berbagai negara mengadopsi atau mempertimbangkan langkah-langkah perlindungan perdagangan.

Adapun China, sebagai produsen baja terbesar di dunia, telah meningkatkan ekspornya di tengah melemahnya permintaan domestik. Kondisi ini memperketat persaingan di pasar internasional dan memicu pengawasan lebih ketat dari mitra dagangnya.

Sebelumnya, Jepang juga telah meluncurkan penyelidikan anti-dumping terhadap sejumlah produk baja berlapis dan baja nirkarat yang diimpor dari China, Korea Selatan, dan Taiwan.

Share: