IRGC Ultimatum Israel Segera Akhiri Serangan terhadap Lebanon

IRGC kembali menegaskan bahwa syarat utama Iran untuk menerima gencatan senjata yang dicapai pada 8 April dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel adalah diberlakukannya gencatan senjata secara menyeluruh di semua front, termasuk di Lebanon.


Teheran, Suarathailand- Dalam wawancara yang disiarkan oleh badan penyiaran Lebanon, Al Mayadeen, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi memperingatkan bahwa Iran akan memberikan respons jika Israel menyerang Beirut.

Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran pada Kamis (4/6) mempertegas pernyataan Araghchi dengan mengatakan Israel harus segera menghentikan serangannya terhadap rakyat Lebanon dan menarik pasukannya dari wilayah Lebanon yang diduduki.

IRGC kembali menegaskan bahwa syarat utama Iran untuk menerima gencatan senjata yang dicapai pada 8 April dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel adalah diberlakukannya gencatan senjata secara menyeluruh di semua front, termasuk di Lebanon.

Ia mengatakan Teheran telah menginformasikan kepada semua pihak bahwa Iran tidak akan menoleransi serangan terhadap ibu kota Lebanon tersebut dan langkah semacam itu dapat memicu kembali pecahnya perang.

Perkembangan itu terjadi ketika Israel dan Hizbullah kembali saling melancarkan serangan pada Kamis, meskipun Israel dan Lebanon pada Rabu sepakat menerapkan gencatan senjata menyusul perundingan trilateral yang berlangsung di Washington.

Gencatan senjata tersebut bergantung pada penghentian sepenuhnya serangan yang dilakukan Hizbullah serta penarikan seluruh anggotanya dari wilayah di selatan Sungai Litani.

Sebelumnya pada Kamis, pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengungkapkan bahwa perlawanan terhadap Israel akan terus berlanjut dan permukiman-permukiman Israel akan tetap tidak aman selama pendudukan Israel dan serangan terhadap wilayah Lebanon terus berlangsung.

Share: