IRGC Peringatkan AS-Israel, Iran akan Gunakan Kemampuan Baru Kika Konflik Berlanjut

"IRGC belum menggunakan seluruh kemampuan kami dan jika perang berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang tidak diketahui musuh," kata Juru Bicara (Jubir) IRGC. Hossein Mohebbi.


Teheran, Suarathailand- Kantor berita Fars melaporkan Juru Bicara (Jubir) IRGC. Hossein Mohebbi bersumpah akan menggunakan kemampuan militer baru jika perang dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel berlanjut, demikian dilaporkan kantor berita semiresmi Iran, Fars pada Senin (13/4).

"IRGC belum menggunakan seluruh kemampuan kami dan jika perang berlanjut, kami akan mengungkap kemampuan yang tidak diketahui musuh," kata Juru Bicara (Jubir) IRGC. Hossein Mohebbi.

Jubir Kementerian Pertahanan Iran Reza Talaeinik pada Senin (13/4) mengatakan bahwa kemampuan angkatan bersenjata Iran meningkat, dengan rudal, drone, senjata, amunisi, dan peralatan militer lainnya yang cukup untuk melanjutkan operasi ofensif dan defensif di masa mendatang, sebut kantor berita resmi Iran, IRNA.

Pada Senin (13/4), Jubir Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei menulis di platform media sosial X bahwa upaya AS untuk memberlakukan blokade di Selat Hormuz merupakan "balas dendam pilihan" terhadap ekonomi global.

Delegasi dari Iran dan AS melangsungkan negosiasi yang diperpanjang di Islamabad pada Sabtu (11/4) hingga Minggu (12/4) pagi untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah. Perundingan tersebut, yang gagal menghasilkan kesepakatan, diadakan usai gencatan senjata antara Iran, AS, dan Israel diumumkan pada Rabu (8/4), setelah perang selama 40 hari.

Sebelumnya pada Senin (13/4), militer AS mengumumkan dimulainya blokade terhadap semua pelabuhan dan wilayah pesisir Iran, mengatakan mereka hanya akan mengizinkan kapal yang berlayar antarpelabuhan non-Iran untuk melintasi Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump juga memperingatkan di Truth Social bahwa militer AS akan "melenyapkan" kapal Iran mana pun jika mendekati blokade AS di selat tersebut.

Share: