IRGC Iran Bidik Dua Pangkalan Udara Israel dalam Serangan Balasan

IRGC mengatakan telah menyerang pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof di Israel sebagai respons atas serangan rudal Israel terhadap sejumlah lokasi radar di tiga lokasi di Iran.


Teheran, Suarathailand- Kantor Berita Antara melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) Iran menyatakan pasukan dirgantaraan Iran menargetkan dua pangkalan udara Israel yang "penting dan strategis". Langkah ini sebagai balasan atas serangan Israel terhadap negara di kawasan Teluk tersebut sebelumnya pada hari yang sama.

IRGC mengatakan telah menyerang pangkalan udara Nevatim dan Tel Nof di Israel sebagai respons atas serangan rudal Israel terhadap sejumlah lokasi radar di tiga lokasi di Iran.

IRG menyebut seluruh unit tempur dan operasionalnya sepenuhnya siap untuk melaksanakan operasi di semua front.

Sementara itu, ledakan terdengar di Teheran, ibu kota Iran serta di dua provinsi lainnya pada Senin pagi, lapor kantor berita semiresmi Iran, Fars.

Mengutip sumber-sumber setempat, laporan itu mengatakan satu ledakan terdengar di Teheran barat, dua ledakan di Provinsi Isfahan di Iran tengah, dan satu ledakan lainnya di dekat Tabriz, ibu kota Provinsi Azerbaijan Timur di Iran barat laut.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan via Telegram bahwa Angkatan Udara Israel menyerang target-target militer di Iran bagian barat dan tengah pada Senin pagi.

Pada Minggu (7/6), IRGC melaporkan dalam pernyataannya bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal balistik ke Pangkalan Udara Ramat David di Israel utara sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai "kejahatan berskala luas" Israel di Lebanon selatan, termasuk pembunuhan dan pengusiran warga sipil.

Pernyataan itu menyebutkan bahwa pangkalan udara Israel itu melancarkan serangan di Lebanon.

Komandan Utama Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran Ali Abdollahi memperingatkan bahwa Israel akan menghadapi serangan yang lebih "destruktif dan menimbulkan penyesalan" apabila memperluas serangan ke Lebanon selatan dan kawasan Dahieh di pinggiran selatan Beirut.

Share: