Iran Sebut Butuh Waktu untuk Capai Kesepakatan Dengan Amerika Serikat

Pembicaraan berlangsung dalam suasana yang tidak hanya dipenuhi ketidakpercayaan, tetapi juga kecurigaan setelah perang selama 40 hari.


Teheran, Suarathailand- Televisi pemerintah Iran melaporkan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan “wajar” jika tidak tercapai kesepakatan dengan Amerika Serikat hanya dalam satu hari perundingan di Islamabad.

Baqaei mengatakan ada tingkat ketidakpercayaan yang mendalam setelah konflik baru-baru ini.

Ia pun menggambarkan pembicaraan berlangsung dalam suasana yang tidak hanya dipenuhi ketidakpercayaan, tetapi juga kecurigaan setelah perang selama 40 hari.

“Pembicaraan ini diadakan dalam suasana yang didominasi bukan hanya oleh ketidakpercayaan, tetapi juga oleh keraguan dan kecurigaan, setelah perang 40 hari yang untuk kedua kalinya dalam sembilan bulan dipicu oleh Amerika Serikat dan Israel,” katanya.

“Oleh karena itu, wajar jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dalam satu pertemuan. Bagaimanapun, tidak ada yang memiliki ekspektasi seperti itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Baqaei juga menyoroti kompleksitas agenda, dengan mencatat bahwa isu-isu terkait Selat Hormuz dan dinamika kawasan yang lebih luas membuat diskusi menjadi semakin sulit.

Meskipun beberapa kemajuan telah dicapai dalam sejumlah isu, perbedaan pendapat pada dua atau tiga poin kunci, menghalangi tercapainya kesepakatan dengan Washington, tambah pejabat tersebut.

Ia tidak mengklarifikasi apakah akan ada putaran perundingan lanjutan.

Secara terpisah, ia mengatakan di platform media sosial X milik AS: “Dalam 24 jam terakhir, diskusi telah dilakukan mengenai berbagai dimensi topik utama negosiasi, termasuk Selat Hormuz, isu nuklir, reparasi perang, pencabutan sanksi, serta penghentian total perang terhadap Iran dan di kawasan.”

“Keberhasilan proses diplomatik ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, menahan diri dari tuntutan tidak mengajukan tuntutan berlebihan dan permintaan yang melanggar hukum, serta menerima hak dan kepentingan sah Iran,” tambahnya.

Baqaei juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah serta rakyat Republik Islam Pakistan yang hangat dan mulia atas penyelenggaraan perundingan dan upaya tulus mereka dalam memajukan proses ini.

Secara terpisah, Kantor Berita Mehr melaporkan bahwa delegasi Iran telah meninggalkan Pakistan.

Baik pembicaraan langsung maupun tidak langsung antara AS dan Iran yang dimediasi oleh Pakistan di Islamabad berlangsung sekitar 21 jam, tetapi berakhir tanpa kesepakatan.

Share: