Teheran tidak akan mengizinkan ekspor minyak melalui Selat Hormuz dan Teluk Persia jika negara-negara regional mendukung kampanye tekanan AS.
Teheran, Suarathailand- Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei dalam wawancara dengan stasiun televisi milik negara Iran, IRIB TV, mengatakan bahwa Iran akan terlebih dahulu mengupayakan dialog dengan negara-negara terkait dan mendesak mereka agar tidak berpartisipasi dalam apa yang dia sebut sebagai perang ekonomi AS terhadap Iran.
"Tetapi jika negara-negara tersebut memilih untuk tetap melanjutkannya, Iran akan menargetkan kepentingan mereka," ujar Rezaei.
Teheran tidak akan mengizinkan ekspor minyak melalui Selat Hormuz dan Teluk Persia jika negara-negara regional mendukung kampanye tekanan AS.
Rezaei juga menuturkan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga AS memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman perdamaian yang ditandatangani antara Teheran dan Washington pada Juni lalu.
Rezaei merespons ucapan Presiden AS Donald Trump pada Rabu (19/8) yang mengumumkan "operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan" terhadap negara mana pun yang memberikan bantuan vital kepada Iran.
"Ini akan menjadi Perang Ekonomi dan Isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya," unggah Trump di Truth Social.



