Iran memperingatkan campur tangan AS berkelanjutan akan menyebabkan konsekuensi yang lebih besar bagi perdagangan minyak dan gas global.
Teheran, Suarathailand- Sputnik melaporkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran akan membuka kembali Selat Hormuz setelah Amerika Serikat berhenti mencampuri urusan jalur air tersebut.
IRGC menyatakan satu-satunya cara agar Selat Hormuz dibuka kembali untuk lalu lintas kapal adalah dengan mengakhiri intervensi tentara Amerika yang menginvasi selat ini, dan dengan menunjukkan penghormatan terhadap kedaulatan negara-negara atas perairan pesisir mereka sendiri.
Iran memperingatkan campur tangan yang berkelanjutan akan menyebabkan konsekuensi yang lebih besar bagi perdagangan minyak dan gas global.
Amerika Serikat telah melancarkan beberapa gelombang serangan terhadap Iran sejak 8 Juli.
Komando Pusat AS mengeklaim serangan tersebut sebagai tanggapan atas campur tangan Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Iran menanggapi dengan serangan terhadap pangkalan AS di Kuwait, Bahrain, dan Yordania.




