IMF Peringatkan Dampak Dolarisasi Mata Uang Digital: Makroekonomi Terguncang

Katz mengatakan Stablecoin yang dipatok ke dolar AS berbeda dari bentuk dolarisasi sebelumnya karena dapat didistribusikan jauh lebih cepat melalui ponsel pintar dan platform digital.


Afsel, Suarathailand- Kantor Berita Sputnik melaporkan Wakil Direktur Utama Pertama Dana Moneter Internasional (IMF), Dan Katz, pada Jumat memperingatkan dampak meningkatnya penggunaan stablecoin yang dipatok ke dolar AS, termasuk membatasi fleksibilitas kebijakan moneter sejumlah negara dan meningkatkan risiko terhadap stabilitas keuangan.

"Saya ingatkan dolarisasi dapat mempengaruhi makroekonomi jangka panjang. Meskipun rumah tangga mendapat manfaat dari akses ke dolar, setelah mengakar, dolarisasi cenderung sangat persisten, bahkan setelah kondisi yang memicunya mereda," kata Katz dalam pidatonya di Universitas Cape Town.

Katz mengatakan Stablecoin yang dipatok ke dolar AS berbeda dari bentuk dolarisasi sebelumnya karena dapat didistribusikan jauh lebih cepat melalui ponsel pintar dan platform digital.

Katz juga memperingatkan adopsi stablecoin yang lebih luas dapat meningkatkan volatilitas aliran modal, meningkatkan tekanan nilai tukar selama periode krisis, dan bahkan berkontribusi terhadap ketidakstabilan keuangan di berbagai negara.

Dalam perekonomian dengan akses terbatas terhadap dolar dan kerangka kerja makroekonomi yang lebih lemah, penggunaan stablecoin secara luas dapat menyebabkan peningkatan bersih aset mata uang asing dan tingkat dolarisasi yang lebih tinggi, imbuh Katz.


Share: