Wow, Harga Solar di AS Cetak Rekor Tertinggi, Sentuh Rp114 Ribu per Galon

Rekor tertinggi sepanjang sejarah sebelumnya tercatat pada musim panas 2022, ketika harga solar rata-rata menyentuh 5,85 dolar (sekitar Rp87.000 kurs saat itu) per galon.


AS, Suarathailand- Berdasarkan data Asosiasi Otomobil Amerika (AAA), rata-rata harga bahan bakar diesel (solar) di Amerika Serikat melonjak mencapai 6,44 dolar per galon (sekitar Rp114.000 untuk 3,8 liter) sehingga mencetak rekor tertinggi baru.

Rekor tertinggi sepanjang sejarah sebelumnya tercatat pada musim panas 2022, ketika harga solar rata-rata menyentuh 5,85 dolar (sekitar Rp87.000 kurs saat itu) per galon.

Pada 4 September tahun ini, angka tersebut melewati batas rekor lama dan terus melonjak sejak saat itu.

Sementara itu di California, di mana harga bahan bakar secara konsisten lebih mahal dibanding rata-rata nasional, harga solar telah melampaui 8,39 dolar (sekitar Rp149.000) per galon.

Pada Senin (14/9), Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kenaikan harga solar global utamanya dipicu oleh konflik antara Rusia dan Ukraina, ketimbang konflik di Iran.

Eskalasi konflik AS-Iran di Selat Hormuz praktis menghentikan lalu lintas pelayaran, rute pasokan krusial bagi minyak bumi, produk olahan minyak, serta gas alam cair (LNG) global.

Alhasil, harga bahan bakar melonjak di sebagian besar negara.

Share: