CENTCOM menyebut pasukan AS mulai melancarkan gelombang serangan ke Iran untuk malam keenam beruntun guna "semakin melemahkan kemampuan militer Iran".
AS, Suarathailand- Gedung Putih pada Kamis (16/7) mengklaim pembicaraan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran terus berlangsung kendati ketegangan kembali memanas.
"AS sedang berbicara dengan mereka. Namun sekali lagi, Presiden tidak akan membiarkan mereka menembaki kapal-kapal di selat itu tanpa menanggung konsekuensinya," ujar Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt kepada awak media dalam sebuah konferensi pers.
"Iran telah menyatakan masih ingin mencapai kesepakatan dengan Presiden," imbuh Leavitt.
Pada Rabu (15/7), Trump berterima kasih kepada Iran atas pembebasan seorang warga negara AS yang telah ditahan sejak Desember 2024, sebuah langkah yang dipandang sebagai kemungkinan membuka jalur diplomasi.
Komando Pusat (Central Command/CENTCOM) AS pada Kamis mengumumkan bahwa pada pukul 14.00 ET, atau Jumat (17/7) pukul 01.00 WIB, pasukan AS mulai melancarkan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk malam keenam secara berturut-turut guna "semakin melemahkan kemampuan militer Iran".



