Citra Satelit Baru Ungkap Kerusakan Aset Militer AS di Pangkalan Saudi

Citra baru ini juga memperlihatkan bekas hangus di lokasi tempat pesawat KC-135R dan E-3G sebelumnya ditempatkan. 


Saudi, Suarathailand- Citra satelit yang baru dirilis mengenai Pangkalan Udara Prince Sultan di Arab Saudi mengungkap rincian lebih lanjut mengenai kerusakan aset militer AS yang ditempatkan di pangkalan tersebut menyusul perang 40 hari yang dipaksakan melawan Iran.

Citra satelit yang diambil pada bulan Juni 2026 dan baru-baru ini dipublikasikan di Google Maps memperlihatkan kerusakan di beberapa area pangkalan, termasuk fasilitas yang digunakan oleh militer AS.

Salah satu temuan paling signifikan adalah kerusakan parah pada pesawat pengintai dan intelijen RE-3A yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Kerajaan Saudi. Citra tersebut menunjukkan bahwa penstabil horizontal pesawat telah hilang, disertai tanda-tanda kebocoran bahan bakar di sekitar pesawat.

Pesawat tersebut rusak dalam serangan Iran yang sama selama perang yang dipaksakan oleh AS-Israel—yang juga dikenal sebagai Perang Ramadan—yang turut menghancurkan pesawat sistem peringatan dan kendali udara (AWACS) E-3G Sentry milik Angkatan Udara AS serta pesawat tanker pengisian bahan bakar udara KC-135R di pangkalan tersebut.

Citra baru ini juga memperlihatkan bekas hangus di lokasi tempat pesawat KC-135R dan E-3G sebelumnya ditempatkan. 

Menurut laporan yang dipublikasikan, kedua pesawat AS tersebut terkena serangan dan hancur akibat serangan rudal dan pesawat nirawak oleh IRGC Iran selama perang tersebut. Bekas kerusakan dan sisa kebakaran masih terlihat di lokasi bekas parkir pesawat itu.

Analisis terhadap citra satelit juga mengindikasikan kehancuran atau kerusakan parah pada beberapa fasilitas militer yang digunakan oleh pasukan AS di Pangkalan Udara Prince Sultan. 

Fasilitas tersebut meliputi bangunan akomodasi personel, sebagian fasilitas perumahan militer, tempat perlindungan peralatan, dan hanggar pesawat yang digunakan untuk menampung pesawat C-130.

Pangkalan Udara Prince Sultan merupakan lokasi penting bagi pengerahan personel dan aset udara AS di Arab Saudi. Citra yang baru dirilis ini memberikan penilaian yang lebih rinci mengenai kerusakan fasilitas militer dan pesawat di berbagai area pangkalan setelah serangan Iran tersebut.

Share: