“Korban meninggal dunia per sore ini total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” kata Abdul dalam jumpa pers terkait penanganan gempa 7,7 M, Minggu (16/8).
NTT, Suarathailand- Data terbaru dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) 53 orang dilaporkan meninggal dunia akibat gempa bumi 7,7 magnitudo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8).
“Korban meninggal dunia per sore ini total kami mencatat 53 jiwa meninggal dunia,” kata Abdul dalam jumpa pers terkait penanganan gempa 7,7 M, Minggu (16/8).
Korban meninggal dunia tersebar di 6 wilayah. Kabupaten Manggarai menjadi daerah dengan korban meninggal terbanyak, yakni 25 orang, disusul Manggarai Timur 20 orang.
Kemudian Manggarai Barat tercatat satu orang meninggal, Nagekeo satu orang, Sikka empat orang, dan Ende dua orang.
Sementara itu, sebanyak 135 orang mengalami luka-luka. Rinciannya, 12 orang di Sikka, 37 orang di Manggarai yang terdiri dari 17 luka berat dan 20 luka ringan, serta 80 orang di Manggarai Timur yang terdiri dari 21 luka berat dan 59 luka ringan.
Abdul mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan orang hilang yang masuk ke Basarnas dari 7 kabupaten/kota terdampak gempa.
“Biasanya kita memiliki daftar pencarian orang dalam setiap kejadian bencana yang berasal dari data yang dilaporkan oleh saudara maupun kerabat atau anggota keluarga. Saat ini di tujuh kabupaten terdampak kita tidak memiliki daftar pencarian orang,” ujarnya.



