Al-Momani menyebut para pelaku menembaki pasukan keamanan saat penyergapan terjadi. Personel keamanan pun balas menembak ke arah para pelaku.
Amman, Suarathailand- Juru Bicara Pemerintah Yordania Mohammad Al-Momani menyatakan personel keamanan Yordania menahan tiga individu yang diduga merupakan pelaku serangan teror bersenjata terhadap sebuah gereja pekan lalu, menurut seorang pejabat setempat, Senin.
Al-Momani melalui media sosial X, menyatakan bahwa ketiga pelaku ditahan dari sebuah rumah kosong di bagian selatan wilayah kegubernuran Karak.
Serangan terhadap sebuah acara pemakaman di Gereja desa Hamoud di Karak pada Jumat (23/9) menyebabkan sembilan orang tewas dan 25 lainnya terluka.
Al-Momani menyebut para pelaku menembaki pasukan keamanan saat penyergapan terjadi. Personel keamanan pun balas menembak ke arah para pelaku.
Setelah baku tembak, para pelaku diamankan meski dalam kondisi cedera, kata dia, sembari memastikan tidak ada personel keamanan Yordania yang terluka dalam operasi tersebut.
Petugas keamanan juga menyita persenjataan dan amunisi dalam jumlah besar dari operasi penggerebekan yang berlangsung Senin, tambahnya.
Menyusul serangan tersebut, pemerintah Yordania mengumumkan tiga hari masa berkabung nasional.
Selama masa tersebut, bendera Yordania dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung kementerian, kantor pemerintahan, dan institusi publik



