Di Thailand pinjaman kepada UMKM dari industri perbankan sudah 50 persen.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengakui, nilai penyaluran kredit perbankan Indonesia ke sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih kalah dibandingkan Thailand.
Menteri Erick mencatat, penyaluran dana perbankan di Indonesia baru mencapai 20 persen.
"Sementara itu, Thailand yang namanya pinjaman kepada UMKM dari industri perbankan sudah 50 persen," katanya dalam Sidang Dewan Pleno HIPMI di Bali, Jumat (18/3).
Padahal, lanjut Menteri Erick, UMKM merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Mengingat, kemampuannya dalam menyerap tenaga kerja yang begitu besar.
"Tapi, (pembiayaan perbankan) di Indonesia baru 20 persen," tekannya.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen meningkatkan porsi pemberian kredit bagi UMKM oleh perbankan mencapai 30 persen pada 2024 mendatang. Menteri Erick menyampaikan, langkah tersebut sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor UMKM.




