Wow, Kapal Fregat TNI AL Ini Mampu Perang Empat Matra Sekaligus

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) memperkuat pertahanan dengan kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai 332.

Peresmian kapal perang KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dilaksanakan pada Senin 30 November 2017 lalu di dermaga dok Semarang PT PAL Surabaya.

KRI I Gusti Ngurah Rai 332 merupakan produk PT PAL yang bekerja sama dengan Damen Schelde Naval Shipbuilding (DSNS).

KRI I Gusti Ngurah Rai 332 sendiri merupakan kapal fregat yang memiliki kemampuan untuk pertahanan udara dari serangan pesawat tempur.

Selain itu, ia juga mampu jadi pertahanan peperangan di permukaan, dan serangan bawah laut.

Menariknya, KRI I Gusti Ngurah Rai 332 mampu membiaskan gelombang elektromagnet musuh.

Dikutip Zonajakarta.com dari laman PT PAL, KRI I Gusti Ngurah Rai 332 dengan panjang total 105,11 meter dan berat 2.365 ton merupakan kapal perang kelas lightfregat atau perusak kawal rudal (PKR).

Kapal perang tersebut dilengkapi dengan sistem persenjataan meriam utama OTO Melara 76/62 mm Super Rapid Gun dan dipersenjatai dengan sistem rudal permukaan ke udara (SAM), sistem pertahanan diri (Close in Weapon System-CIWS) 35 mm, sistem pelontar torpedo, dan sistem rudal permukaan ke permukaan (SSM).

Selain itu juga ada peluru kendali permukaan-ke-udara MICA yang merupakan rudal yang dirancang untuk bisa dioperasikan dalam waktu singkat dan beroperasi di segala cuaca serta dapat menyergap sasaran sejauh 20-25 km.

KRI ini juga dilengkapi dengan senjata Terma SKWS Decoy Launching System.

KRI I Gusti Ngurah Rai 332 memiliki kemampuan peperangan elektronik melalui sistem Electronic Counter Measure (ECM) dan Electronic Support Measure (ESM) yang telah terintegrasikan dalam Combat Management System (CMS) yang dimiliki KRI I Gusti Ngurah Rai 332.

Dikutip dari Antara News, KRI I Gusti Ngurah Rai 332 merupakan kapal kedua proyek kapal SIGMA (Ship Integrated Geometrical Modularity Approach). 

Ia masuk dalam kelas perusak kawal peluru kendali dengan tipe 10514 dan nomor proyek W000294 hasil kerja sama alih teknologi antara PT PAL Indonesia dengan perusahaan kapal Belanda, Damen Schelde Naval Ship Building (DSNS)

Share: