Utusan Militer Thailand Kunjungi China untuk Periksa Kemajuan Pembelian Kapal Selam

Kepala proyek kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Thailand (RTN) mengunjungi China untuk memantau kemajuan kapal selam S26T yang telah dipesan oleh RTN.


China, Suarathailand- Laksamana Nares Wongtrakul, Asisten Panglima Angkatan Laut Kerajaan Thailand, mengunjungi China untuk memeriksa kemajuan proyek kapal selam S26T yang dilanjutkan setelah kesepakatan untuk menggunakan mesin buatan China.

Kepala proyek kapal selam Angkatan Laut Kerajaan Thailand (RTN) mengunjungi China untuk memantau kemajuan kapal selam S26T yang telah dipesan oleh RTN.

Laksamana Nares Wongtrakul, asisten panglima RTN dan kepala proyek kapal selam, mengunjungi China dari tanggal 9 hingga 19 Desember untuk menindaklanjuti kemajuan proyek tersebut.

Proyek tersebut terhenti selama beberapa tahun setelah China State Shipbuilding Corporation (CSSC) tidak dapat memperoleh mesin buatan Jerman untuk dipasang di kapal selam tersebut. 

Pembangunan dilanjutkan setelah Kepala Angkatan Laut saat itu, Laksamana Jirapol Wongwit, menandatangani kontrak yang telah diubah dengan CSSC di China pada tanggal 16 September, yang memungkinkan penggunaan mesin buatan China. 

Perjanjian yang telah diamandemen tersebut menyusul keputusan Kabinet Thailand pada tanggal 5 Agustus 2025, yang memberikan wewenang kepada Komandan Angkatan Laut Thailand untuk menandatangani amandemen kontrak atas nama pemerintah Thailand. 

Berdasarkan kontrak yang telah diamandemen, kapal selam tersebut diharapkan akan dikirim ke Thailand pada tahun 2028.

Selama beberapa hari pertama perjalanan, Nares dan delegasinya mengunjungi Institut Penelitian Mesin Diesel Kelautan Shanghai (SMDERI) yang bertanggung jawab atas desain dan penelitian sistem propulsi kapal selam dan kapal permukaan. 

Mereka menerima presentasi teknologi dari perwakilan CSSC dan institut sistem Propulsi Independen Udara (AIP), yang mencerminkan kesiapan teknologi para produsen.

Pada tanggal 12 Desember, delegasi tersebut mengunjungi galangan kapal Wuchang Shipbuilding Industry Group Co., Ltd. (WSIG) di Wuhan untuk memeriksa kemajuan pembangunan kapal selam S26T. Delegasi tersebut diberi pengarahan oleh para eksekutif WSIG dan CSSC tentang kemajuan proyek tersebut.

Selain itu, delegasi tersebut mengunjungi Universitas Teknik Angkatan Laut di Wuhan, sebuah lembaga terkemuka untuk pengembangan personel kapal selam. 

Mereka mengamati demonstrasi latihan evakuasi kapal selam, pelatihan pengendalian kerusakan kapal permukaan, sistem simulator navigasi kapal selam, dan berbagai program pelatihan lainnya. 

Universitas tersebut juga menyatakan kesiapan untuk mengakomodasi personel Angkatan Laut Thailand untuk pelatihan sesuai dengan standar internasional.

Share: