Trump sebut perang AS-Iran dapat berakhir setelah pemilu paruh waktu Kongres pada 3 November. Namun, pada Minggu, ia menyebut perdamaian dapat tercapai sebelum pemilu tersebut.
AS, Suarathailand- Sputnik melaporkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan dirinya menghadapi keputusan besar terkait masa depan konflik dengan Iran di tengah buntunya perundingan perdamaian antara kedua negara.
Trump pada 9 September, mengatakan perang AS-Iran dapat berakhir setelah pemilu paruh waktu Kongres pada 3 November. Namun, pada Minggu, ia menyebut perdamaian dapat tercapai sebelum pemilu tersebut.
"Saya akan menghadapi keputusan besar. Apakah saya ingin masuk dan memusnahkan mereka (Iran), atau tidak? Ini keputusan besar," kata Trump kepada Axios.
"Segalanya bisa terjadi dengan saya," tambahnya.
Menurut laporan tersebut, Trump sebelumnya telah mengeluarkan pernyataan serupa, ancaman terbarunya disampaikan menjelang pertemuan dengan para pemimpin Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, dan Oman di sela-sela Sidang Umum PBB.
Trump kemungkinan akan mempertimbangkan pandangan negara-negara Teluk tersebut dalam menentukan langkah Washington selanjutnya, terutama jika memilih kembali menjalankan operasi militer berskala besar.




