AS akan membentuk kelompok koordinasi guna melacak penggunaan akhir ekspor senjata AS serta meningkatkan efisiensi antar-kementerian.
AS, Suarathailand- Presiden AS Donald Trump memerintahkan perketat pengawasan terhadap alih kepemilikan senjata buatan AS dari pembeli ke pihak ketiga.
Trump menyebutkan dalam waktu 90 hari sejak kebijakan tersebut berlaku, menteri pertahanan dan menteri luar negeri diminta menyusun kriteria tegas untuk menetapkan jenis senjata, platform, atau kapabilitas yang perlu diawasi penggunaan akhirnya secara lebih ketat.
AS akan membentuk kelompok koordinasi guna melacak penggunaan akhir ekspor senjata AS serta meningkatkan efisiensi antar-kementerian.
"Langkah-langkah ini akan meningkatkan upaya berbagi informasi dan efisiensi untuk memastikan sekutu dan mitra mematuhi persyaratan Amerika Serikat serta mengurangi risiko pengalihan," demikian bunyi perintah tersebut.
Trump juga memerintahkan agar penjualan senjata AS ke negara lain harus mendorong inovasi, mendukung perusahaan pertahanan baru, memprioritaskan prinsip "America First" serta memanfaatkan pembelian asing untuk reindustrialisasi dan perluasan pabrik di Amerika Serikat.




