"Putin ingin melihat orang-orang berhenti meninggal," kata Trump kepada New York Post.
AS, Suarathailand- Presiden AS Donald Trump mengatakan ia telah berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin melalui telepon untuk membahas diakhirinya perang di Ukraina, seperti dilaporkan New York Post.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada hari Minggu bahwa ia "tidak dapat mengonfirmasi atau membantah" laporan percakapan tersebut, kantor berita pemerintah Rusia TASS melaporkan.
Dalam wawancara di atas Air Force One pada hari Jumat, Trump mengatakan ia "lebih baik tidak mengatakannya", ketika ditanya berapa kali kedua pemimpin telah berbicara.
"Dia (Putin) ingin melihat orang-orang berhenti meninggal," kata Trump kepada New York Post.
Baik Kremlin maupun Gedung Putih tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters di luar jam kerja.
Pada akhir Januari, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Putin siap mengadakan panggilan telepon dengan Trump dan Moskow sedang menunggu kabar dari Washington bahwa mereka juga siap.
Pada hari Jumat, Trump mengatakan dia mungkin akan bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky minggu depan untuk membahas berakhirnya perang.
Perang yang dimulai dengan invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina itu akan menandai ulang tahunnya yang ketiga pada tanggal 24 Februari. Ribuan orang, sebagian besar warga Ukraina, telah tewas selama konflik tersebut.
Trump mengatakan kepada New York Post bahwa ia "selalu memiliki hubungan baik dengan Putin" dan bahwa ia memiliki rencana konkret untuk mengakhiri perang. Namun dia tidak mengungkapkan rincian lebih lanjut.
"Saya harap itu cepat," kata Trump. "Setiap hari orang-orang meninggal. Perang ini sangat buruk di Ukraina. Saya ingin mengakhiri semua ini."




